Selasa, 19 April 2011

Asma Pada Anak

Asma pada anak meluas dalam beberapa dekade ini. Sebagai penyakit kronis umum pada anak-anak, asma pada anak menyebabkan lebih banyak ketidakhadiran di sekolah. Asma pada anak dan orang dewasa memiliki persamaan penyebab – pembengkakan pada saluran pernapasan. Pembengkakan ini membuat saluran pernapasan terlalu sensitif, memiliki tanda dan gejala dari batuk ringan atau napas sengau sampai gangguan serius pada pernapasan.

Beruntungnya, asma pada anak dapat diatasi. Meskipun asma pada anak tidak dapat disembuhkan, anda dan anak anda dapat menjaga gejala tetap terkontrol dengan membuat perencanaan tertulis, mengamati, kunjungan rutin ke dokter anda dan membuat perubahan pengobatan jika diperlukan.

Gejala

Asma pada anak-anak sangat mengganggu, menyebabkan hari-hari yang menjemukan karena tidak dapat bermain, berolahraga, dan aktifitas harian anak-anak pada umumnya. Pada beberapa anak, asma yang tidak terkelola secara baik dapat menjadi serius atau bahkan mengancam nyawa.

Tanda dan gejala umum asma pada anak antara lain:
•    Batuk
•    Suara sengau atau siulan pada saat bernapas
•    Napas pendek
•    Pengetatan pada otot dada

Tanda dan gejala lain asma pada anak antara lain:
•    Sulit tidur karena napas yang pendek, batuk atau napas sengau
•    Batuk atau sengau yang memburuk ketika terserang virus pernapasan, seperti pilek dan flu
•    Tertundanya penyembuhan atau mengalami bronchitis setelah infeksi saluran pernapasan
•    Kelelahan atau masalah pernapasan terjadi ketika bermain atau olahraga

Tanda dan gejala asma berbeda pada setiap anak, dan dapat memburuk atau membaik. Ketika suara sengau adalah yang paling dihubungkan dengan asma, tidak semua anak dengan asma bersuara sengau. Anak anda dapat hanya memiliki satu tanda atau gejala, seperti batuk yang tidak hilang atau penyumbatan di dada.

Terkadang sulit untuk mengatakan apakah gejala pada anak anda disebabkan oleh asma. Napas sengau dan gejala seperti asma lain mungkin disebabkan infeksi bronchitis atau masalah pernapasan lain.
Penyebab

Pada anak penderita asma, sistem imun yang terlalu sensitif membuat saluran pernapasan mengalami pembengkakan dan peradangan saat terkena pemicu seperti asap atau alergen. Terkadang, gejala asma terjadi tanpa pemicu yang jelas. Ketika asma terjadi, otot saluran pernapasan mengerut, lapisan saluran pernapasan membengkak, dan lendir tebal memenuhi saluran bronchial, membuat gejala asma terjadi.

Pemicu asma yang berbeda pada setiap anak antara lain:
•    Infeksi virus, seperti pilek
•    Alergen, seperti debu, bulu hewan, serbuk sari atau jamur
•    Asap tembakau atau polutan lingkungan lain
•    Olahraga
•    Perubahan udara atau udara dingin

Kondisi yang berhubungan dengan asma antara lain:
•    Hidung basah dan sesak yang kronis (rhinitis)
•    Peradangan sinus (sinusitis)
•    Rasa panas di dalam perut (gastroesophageal reflux disease)


Faktor risiko

Tidak jelas mengapa beberapa anak mengalami asma dan yang lain tidak, tapi ini mungkin merupakan kombinasi genetik (keturunan) dan faktor lingkungan. Anak dengan catatan keluarga memiliki asma memiliki risiko yang lebih besar untuk mengalami asma. Faktor lingkungan lain yang dapat meningkatkan peluang anak anda mengalami asma antara lain :
•    Terkena asap tembakau
•    Reaksi alergi sebelumnya, termasuk reaksi kulit, alergi makanan atau alergi rhinitis
•    Tinggal di lingkungan kota besar dengan peningkatan terkena polusi udara
•    Catatan keluarga dengan asma, alergi rhinitis, gatal-gatal atau eksim
•    Berat badan rendah ketika lahir
•    Obesitas

Pencegahan

Perencanaan yang hati-hati dan mengendalikan pemicu asma adalah jalan terbaik untuk mencegah serangan asma.
•    Hindari pemicu. Sebanyak mungkin, hindari alergen dan iritan yang dokter anda identifikasi sebagai pemicu asma
•    Larang merokok di sekitar anak anda. Terkena asap tembakau saat bayi adalah risiko yang paling besar terjadinya asma pada anak, seperti halnya pemicu umum serangan asma.
•    Dorong anak anda untuk aktif. Sepanjang asma anak anda dapat dikontrol dengan baik, aktivitas fisik yang rutin dapat membuat kondisi paru-paru bekerja dengan lebih efisien
•    Miliki perencanaan. Berkerjasama dengan dokter anak anda untuk mengembangkan perencanaan terhadap asma, dan pastikan semua penjaga anak anda – care center, guru, pelatih, dan orang tua teman anak anda – memiliki salinannya. Beberapa rencana menggunakan peak flow meter yang dapat mendeteksi penurunan fungsi paru-paru sebelum anak anda merasakan gejala apapun, berikan informasi penting bagaimana merawat asma anak anda dari hari ke hari.
READ MORE - Asma Pada Anak

Asma (Dewasa)

Asma terjadi ketika saluran pernapasan di paru-paru (bronchial tubes) mengalami pembangkakan dan terbatasnya kemampuan bernapas. Otot dinding cabang tenggorokan mengetat, dan saluran pernapasan anda menghasilkan kelebihan lendir yang menyumbat jalan napas anda. Tanda dan gejala asma berbeda mulai dari napas yang berat sampai kepada serangan asma yang membahayakan nyawa.

Asma tidak dapat disembuhkan, tapi gejalanya dapat dikontrol. Pengaturan itu termasuk menghindari pemicu asma dan melacak gejalanya pada anda. Anda mungkin akan memerlukan kontrol medis jangka panjang untuk mencegahnya menjadi lebih parah dan mengambil pengobatan darurat jangka pendek untuk mengontrol gejalanya pada saat pertama kali.

Asma yang tidak terkontrol dapat menyebabkan Anda sering tidak masuk dalam bekerja dan sekolah, atau menurunkan produktivitas. Karena asma dapat berubah dari waktu ke waktu, anda akan membutuhkan kerja sama dengan dokter untuk mengontrol asma anda dan menyesuaikan perawatan yang dibutuhkan.

Gejala

Asma memiliki tanda dan gejala mulai dari yang ringan sampai yang parah, dan bervariasi pada setiap orang. Anda mungkin memiliki gejala asma seperti napas yang berat secara rutin, dengan terkadang mengalami serangan asma. Di antara serangan asma tersebut anda mungkin akan merasa normal dan tidak memiliki masalah pernapasan. Atau, anda mungkin memiliki tanda dan gejala seperti batuk dan napas berat sepanjang waktu atau memiliki gejala primer pada malam hari, atau hanya saat berolahraga.

Tanda dan gejala asma antara lain:
•    Napas pendek
•    Pengetatan pada otot dada atau rasa sakit pada dada
•    Sulit tidur karena napas pendek, batuk atau napas sengau
•    Suara sengau atau siulan ketika bernapas
•    Batuk atau sengau yang memburuk ketika terserang virus pernapasan, seperti pilek dan flu

Tanda bahwa asma anda mungkin memburuk antara lain:
•    Bertambahnya tingkat keparahan dan frekuensi dari tanda dan gejala asma
•    Turunnya rata-rata maksimum aliran napas yang diukur oleh peak flow meter, peralatan sederhana yang digunakan untuk memeriksa seberapa baik paru-paru anda bekerja
•    Meningkatnya kebutuhan untuk menggunakan bronchodilator – pengobatan yang membuka jalan napas dengan mengistirahatkan otot-otot saluran pernapasan

Berkerja sama dengan dokter anda untuk menentukan kapan anda membutuhkan penambahan obat atau mengambil langkah lain untuk merawat gejala asma yang memburuk dan membuat asma anda untuk dapat dikontrol kembali. Jika asma anda tetap memburuk, anda mungkin butuh perawatan Unit Gawat Darurat. Dokter anda dapat membantu mengajarkan anda untuk mengenali tanda-tanda dan gejala darurat jadi anda akan mengetahui kapan memerlukan bantuan.
 
Penyebab

Tidak jelas bagaimana seseorang memiliki asma dan orang lain tidak, tapi ini mungkin saja akibat kombinasi dari faktor lingkungan dan genetik (keturunan).

Pemicu asma berbeda pada setiap orang. Terkena berbagai alergen dan iritan dapat memicu tanda dan gejala asma, antara lain:
•    Alergen yang melayang di udara, seperti serbuk sari, bulu hewan, jamur dan debu
•    Infeksi saluran pernapasan, seperti pilek
•    Aktifitas fisik (olahraga yang memaksa timbulnya asma)
•    Udara dingin
•    Polusi udara dan iritan, seperti asap rokok
•    Obat tertentu, termasuk beta blocker, aspirin, dan obat nonsteroidal anti-inflammatory lainnya
•    Emosi yang tinggi dan stres
•    Sulfida, pengawet yang ditambahkan pada beberapa makanan yang tidak tahan lama
•    Gastroesophageal reflux disease (GERD), kondisi dimana asam perut naik ke tenggorokan
•    Siklus menstruasi pada wanita
•    Reaksi alergi pada makanan seperti kacang dan kerang


Faktor risiko

Asma adalah penyakit yang umum, berefek pada jutaan orang dewasa dan anak-anak. Mereka yang terdiagnosa mengalami asma terus bertumbuh setiap tahun. Tapi tidak jelas apa penyebabnya. Beberapa faktor yang mungkin meningkatkan risiko terserang asma antara lain :

•    Sejarah keluarga dengan asma
•    Sering mengalami infeksi saluran pernapasan ketika kecil
•    Terkena asap rokok
•    Tinggal di lingkungan perkotaan, khususnya jika terdapat polusi udara
•    Terkena pemicu saat bekerja, seperti pengunaan zat kimia pada pertanian, bekerja sebagai penata rambut atau bekerja di pabrik
•    Berat badan yang rendah saat lahir
•    Kegemukan

Pencegahan

Bersama dokter kepercayaan,  anda dapat bekerja sama mendesain langkah-langkah perencanaan dengan kondisi anda dan mencegah serangan asma.

•    Kembangkan perencanaan secara tertulis. Bersama dokter , tuliskan secara detail rencana mengambil perawatan medis dan bagaimana mengatur saat terjadi serangan asma. Kemudian pastikan untuk mengikuti rencana tersebut. Asma merupakan kondisi yang memerlukan perhatian dan perawatan yang rutin. Mengatur perawatan terhadap diri anda dapat membuat anda merasa lebih dapat mengatur hidup anda secara umum.

•    Identifikasi dan hindari pemicu asma. Beberapa alergen dan iritan luar rumah – dari serbuk sari sampai jamur ke udara dingin dan polusi udara – dapat memicu serangan asma. Temukan apa yang menyebabkan atau memperparah asma anda, dan ambil langkah untuk menghindari pemicu itu.

•    Amati napas anda. Anda dapat belajar untuk mengenali tanda dari serangan yang akan datang, seperti batuk ringan, napas sengau dan napas yang pendek. Tapi karena fungsi paru-paru anda menurun sebelum anda mengenali tanda-tanda atau gejalanya, secara rutin periksakan napas anda menggunakan peak flow meter di rumah.

•    Identifikasi dan rawat serangan asma secara dini. Jika anda bertindak cepat, anda akan lebih kecil kemungkinannya terserang asma yang parah. Anda juga tidak membutuhkan banyak obat untuk mengontrol gejala asma anda. Ketika rata-rata maksimum napas anda mengalami penurunan dan memperingatkan anda akan serangan yang akan datang, ambil obat anda sesuai petunjuk dan secepatnya hentikan aktivitas anda yang dapat memicu serangan. Jika gejala tidak ada perbaikan, ambil pertolongan medis sesuai petunjuk perencanaan yang telah dibuat.

•    Jangan hentikan program pengobatan anda. Hanya karena asma sepertinya dapat diperbaiki, jangan rubah apapun tanpa berbicara dengan dokter anda. Ide bagus untuk membawa obat anda pada setiap kunjungan anda ke dokter anda, jadi dokter anda dapat melakukan pemeriksaan ganda terhadap obat yang anda gunakan dan mengambil dosis yang tepat.
READ MORE - Asma (Dewasa)

Autisme

Autisme adalah salah satu dari kelompok masalah perkembangan yang serius dan disebut autism spectrum disorder (ASD) yang terjadi pada awal masa kanak-kanak –biasanya sebelum umum 3 tahun.  Gejala dan tingkat keparahannya bervariasi, semua autisme mempengaruhi kemampuan anak-anak dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain.

Tidak ada penyembuh untuk kondisi autisme ini, perawatan dini dan intensif dapat membuat perubahan besar dalam hidup banyak anak dengan gangguan ini.

Gejala

Anak dengan autisme umumnya memiliki masalah pada tiga area krusial perkembangannya –interaksi social, bahasa dan kebiasaan. Tetapi karena gejala autisme sangat berbeda-beda, dua anak dengan diagnosis yang sama dapat memiliki kebiasaan dan kemampuan yang berbeda. Pada banyak kasus, autisme yang parah ditandai dengan ketidakmampuan secara total untuk berkomunikasi atau berinteraksi dengan orang lain.

Beberapa anak menunjukkan gejala autisme pada awal masa pertumbuhannya. Anak lain tumbuh secara normal pada beberapa bulan atau tahun pertama kemudian secara tiba-tiba mengalami kemunduran, menjadi agresif atau hilang kemampuan berbahasa yang telah mereka miliki. Meskipun anak dengan autisme memiliki pola masing-masing yang unik, ada beberapa gejala autisme yang umum, antara lain:

Kemampuan bersosialisasi:
•    Gagal menyebutkan namanya
•    Kontak mata yang sedikit
•    Sering tidak mendengarkan orang yang berbicara kepadanya
•    Tidak mau dipeluk atau digenggam
•    Muncul ketidaksadaran akan perasaan lain
•    Suka bermain sendiri –tenggelam di dalam "dunia"nya

Bahasa
•    Mulai berbicara setelah berusia 2 tahun, dan memiliki penundaan kemampuan dalam 30 bulan
•    Hilang kemampuan yang telah dimiliki sebelumnya untuk berkata
•    Tidak membuat kontak mata ketika meminta sesuatu
•    Berbicara dengan nada atau ritme yang tidak normal –mungkin menggunakan suara seperti menyanyi atau seperti robot
•    Tidak dapat memulai pembicaraan atau mempertahankan pembicaraan
•    Mungkin mengulang kata atau ucapan, tetapi tidak mengerti bagaimana menggunakannya

Kebiasaan
•    Menunjukkan gerakan yang berulang, seperti berayun, berputar atau bertepuk tangan
•    Menunjukkan ritual atau rutinitas tertentu
•    Bergerak secara konstan
•    Kagum terhadap bagian benda tertentu, seperti roda mobil mainan yang berputar

Anak dengan autisme juga memiliki waktu yang sulit untuk berbagi pengalaman dengan orang lain. Pengembangan kemampuan bersosialisasi di usia dini krusial pada perkembangan berbahasa dan bersosialiasi di kemudian hari.

Setelah dewasa, beberapa anak dengan autisme menjadi lebih akrab dengan orang lain dan menunjukkan sedikit gangguan pada kebiasaannya. Beberapa diantaranya biasanya telah menjadi hidup secara normal atau mendekati normal dengan berakhirnya masalah yang parah saat sebelumnya. Beberapa yang lain memiliki kesulitan pada kemampuan berbahasa atau bersosialisasi, dan usia dewasa dapat berarti memburuknya masalah ini.

Banyak anak dengan autisme lambat untuk meningkatkan kemampuan atau pengalaman baru, dan beberapa memiliki tanda rendahnya kecerdasan. Anak lain dengan autisme normal untuk memiliki kecerdasan tinggi. Anak ini belajar dengan cepat saat memiliki kesulitan berkomunikasi, menerapkan apa yang mereka ketahui dalam hidup setiap hari dan menyesuaikan diri pada situasi sosial.  Sejumlah kecil diantara anak dengan autisme adalah "sarjana autistic" dan memiliki kemampuan luar biasa pada hal tertentu yang spesifik, seperti seni, matematika atau musik.
Penyebab

Autisme adalah masalah yang kompleks. Dua anak dengan autisme tidaklah serupa. Pada banyak kasus penyebab kondisi ini antara lain:
•    Masalah genetik. Beberapa gen menunjukkan keterkaitan dengan autisme. Beberapa mungkin membuat anak lebih rentan terkena gangguan; mempengaruhi perkembangan otak atau cara sel otak berkomunikasi.
•    Faktor lingkungan. Banyak masalah kesehatan terjadi akibat faktor genetik dan lingkungan. Sebagai contoh para ahli menemukan bahwa infeksi virus dan polusi udara memainkan peran terhadap autisme.

Faktor risiko

Autisme mempengaruhi anak-anak dari semua ras dan bangsa, tetapi faktor tertentu meningkatkan risiko. Antara lain:
•    Anak laki-laki tiga atau empat  kali lebih mungkin terkena autisme daripada anak perempuan.
•    Keluarga yang memiliki satu anak dengan autisme mengalami peningkatan risiko memiliki anak lain dengan gangguan ini.
•    Anak dengan kondisi medis tertentu memiliki risiko lebih tinggi mengalami autisme. Kondisi tersebut antara lain fragile X syndrome, faktor keturunan yang menyebabkan masalah kecerdasan, tuberous sclerosis, kondisi dimana tumor jinak terjadi di otak, gangguan neurological Tourette syndrome dan epilepsi yang menyebabkan kejang.
•    Memiliki anak pada usia tua meningkatkan risiko memiliki anak dengan autisme.

Pencegahan

Tidak ada cara untuk mencegah autisme. Autisme dapat dilakukan perawatan dan anak-anak dapat memperbaiki kemampuan berbahasa dan bersosialiasi dengan perawatan tersebut. Jika anak anda didiagnosis dengan autisme, katakan pada dokter anak anda mengenai mengenai membuat strategi perawatan untuk anak anda. Tetap ingat bahwa anda mungkin perlu mencoba beberapa perawatan yang berbeda sebelum menemukan kombinasi terbaik untuk anak anda. 
READ MORE - Autisme

Alergi

Alergi terjadi ketika system imun tubuh bereaksi berlebihan terhadap benda atau zat asing seperti serbuk bunga, racun lebah ataupun bulu binatang. Sistem imun memproduksi protein yang disebut IgE antibodies. Antibodi ini melindungi tubuh dari benda atau zat yang tidak diinginkan yang bisa membuat anda sakit atau menyebabkan infeksi.

Alergi dapat menyebabkan gejala yang terlihat pada kulit, sinus, napas, atau sistem pencernaan. Keparahan suatu alergi bervariasi pada setiap orang dan dapat terjadi mulai dari iritasi biasa sampai anaphylaxis – keadaan darurat yang berpotensi mengancam jiwa. Apabila alergi tidak dapat disembuhkan, beberapa pengobatan dapat membantu untuk meringankan gejala alergi. 


Gejala

Gejala alergi yang timbul tergantung pada partikel yang menyebabkan alergi, dan dapat mempengaruhi jalan napas, sinus dan hidung, kulit dan sistem pencernaan. Pada banyak kasus, reaksi alergi yang mengganggu menyebabkan iritasi akan tetapi ini merupakan gejala yang ringan. Reaksi alergi yang parah dapat lebih berbahaya karena melibatkan sistem organ di dalam tubuh. Pada beberapa kasus yang parah, alergi dapat memicu reaksi yang mengancam nyawa seperti halnya anaphylaxis.

Hay fever, juga disebut alergi rhinitis, dapat menyebabkan :
•    Hidung tersumbat
•    Hidung basah dan gatal
•    Mata gatal, berair, dan bengkak (conjunctivitis)

Atopic dermatitis, reaksi alergi kulit yang juga disebut eczema, dapat menyebabkan :
•    Kulit gatal
•    Kulit memerah
•    Pengelupasan kulit

Food allergy / alergi makanan dapat menyebabkan :
•    Perasaan geli di mulut
•    Bengkak pada bibir, lidah, wajah atau tenggorokan
•    Hives (gatal dengan bintik merah atau bengkak)
•    Anaphylaxis

Insect sting allergy / alergi sengat serangga dapat menyebabkan :
•    Bengkak (edema) pada bagian yang tersengat
•    Gatal atau Hives (gatal dengan bintik merah atau bengkak) pada seluruh tubuh
•    Batuk, sesak pada dada, atau napas yang pendek

Drug allergy / alergi obat dapat menyebabkan :
•    Hives (gatal dengan bintik merah atau bengkak)
•    Kulit gatal
•    Ruam pada kulit
•    Bengkak pada wajah
•    Napas menjadi pendek
•    Anaphylaxis

Anaphylaxis
Beberapa jenis alergi, termasuk alergi terhadap makanan dan sengat serangga, berpotensi memicu reaksi yang parah atau yang disebut juga anaphylaxis. Reaksi ini melibatkan beberapa sistem organ tubuh. Tanda dan gejala anaphylaxis meliputi:
•    Hilangnya kesadaran
•    Perasaan melayang-layang
•    Napas pendek yang parah
•    Denyut nadi yang cepat dan lemah
•    Ruam pada kulit
•    Rasa mual dan muntah-muntah
•    Bengkak pada saluran napas yang dapat menyumbat jalan napas
 
Penyebab

Alergi dimulai ketika sistem imun bereaksi secara tidak normal terhadap zat yang berbahaya bagi tubuh. Sistem imun kemudian memproduksi antibodi yang selalu memperingatan akan adanya partikel alergen. Ketika anda terkena alergen lagi antibodi ini melepaskan sejumlah zat kimia, seperti histamine, yang menyebabkan gejala alergi.

Yang termasuk pemicu alergi adalah:
•    Alergen yang terbawa angin, seperti serbuk tanaman, bulu binatang, debu dan jamur
•    Makanan tertentu, khususnya kacang tanah, pohon kacang-kacangan, gandum, kedelai, ikan, kerang, telur dan susu
•    Sengat serangga, seperti sengat lebah atau tawon
•    Obat, seperti penicillin atau antibiotik berbahan dasar penicillin.
•    Getah atau zat lain yang anda sentuh, dimana dapat menimbulkan reaksi kulit.

   
Faktor risiko

Risiko munculnya alergi akan meningkat pada anda jika:
•    Memiliki sejarah keluarga dengan asma atau alergi. Risiko alergi akan meningkat pada anda jika anda memiliki anggota keluarga yang mengalami asma atau alergi seperti hay fever, hives atau eczema.
•    Pada saat anak-anak. Meskipun anda dapat terkena alergi karena sesuatu pada usia berapapun, pada dasarnya anak-anak lebih mudah terkena alergi daripada orang dewasa.
•    Memiliki asma atau alergi. Memiliki asma dapat meningkatkan risiko untuk terkena alergi. Juga apabila memiliki alergi karena suatu hal akan menyebabkan terkena alergi pada hal lainnya.
 

Pencegahan

Mencegah alergi tergantung jenis alergi yang anda miliki. Secara umum dapat dilakukan tindakan berikut:
•    Hindari pemicu yang diketahui. Jika anda mengambil pengobatan untuk mengobati gejala alergi anda, anda tetap diharuskan untuk menghindari pemicunya. Secara umum pemicu alergi adalah alergen yang terbawa angin di luar ruang, dirumah atau di tempat kerja, dan makanan tertentu, serangga atau obat. Beberapa reaksi alergi dipicu atau diperparah oleh temperatur yang ekstrim ataupun perasaan stress.
•    Jaga keseharian anda. Ketika mencoba mengidentifikasi secara jelas apa yang menyebabkan atau memperburuk gejala alergi anda, coba untuk melihat kembali semua aktifitas yang anda lakukan. Catat ketika gejala alergi terjadi, dan tulis apa yang mungkin dapat menolong. Hal ini dapat menolong anda dan dokter anda untuk mengidentifikasi pemicu alergi dan langkah yang terbaik untuk mencegah dan mengobati alergi anda.
•    Gunakan gelang penanda. Jika anda pernah mengalami reaksi alergi yang parah. Gelang (atau kalung) penanda akan memberitahu orang lain bahwa anda memiliki kasus reaksi alergi yang serius dan ketika itu terjadi pastinya anda tidak mampu untuk memberitahu orang lain apa yang menimpa anda. Dengan gelang tersebut maka orang lain akan dapat dengan mudah mengetahui.
READ MORE - Alergi

Cara Meringankan "Ngorok"

Mungkin Anda termasuk dari 45 persen orang dewasa yang sering mengeluarkan napas berat dengan bunyi seperti geram seekor beruang ketika tidur. Banyak hal yang menyebabkan seseorang mendengkur, dari hiung tersumbat, sampai adanya tonsil yang membesar.

Meski pada tingkat ringan mendengkur tidak mengundang risiko kesehatan, kebiasaan mengorok ini bisa menurunkan kualitas hidup. Tidak hanya mengganggu orang yang tidur satu ruangan dengannya, tetapi tidak sedikit penderita dengkur yang juga mengalami sleep apnea atau tersumbatnya jalan napas selama beberapa detik. Akibatnya, suplai oksigen ke otak menjadi berkurang.

Beruntung dewasa ini banyak dokter ahli yang mampu mengatasi masalah gangguan tidur ini. Namun ada beberapa cara alami untuk meringankan kasus dengkuran Anda.

1. Ubah posisi tidur Tidur dalam posisi telentang akan membuat pangkal lidah dan langit-langit mulut "runtuh" ke membran tenggorokan sehingga menyebabkan getaran suara selama kita tidur. Tidur dengan posisi miring bisa membuat perbedaan besar bagi orang yang terbiasa mengorok. Cara lainnya adalah dengan meninggikan bagian kepala saat tidur dengan cara mengganjal bagian bawah kaki tempat tidur.

2. Kurangi berat badan Mengurangi berat badan bisa membantu pada sebagian orang karena nyatanya banyak juga orang kurus yang tidurnya mengorok.

3. Hindari alkohol Alkohol menyebabkan otot-otot dalam jalan napas menjadi terlalu santai. Demikian juga halnya dengan obat-obatan penenang dan obat tidur.

4. Atur pola tidur Pola tidur yang buruk, seperti kebiasaan bekerja lembur sehingga kurang tidur, bisa membuat tubuh kelelahan. Akibatnya saat tiba waktunya tidur, Anda akan memasuki tidur yang dalam dan lama sehingga otot-otot jadi mengendur dan lemas kemudian memicu dengkuran.

5. Matikan rokok Asap rokok membuat jaringan-jaringan, baik di tenggorokan maupun hidung, mengalami iritasi, sampai bengkak dan menyumbat aliran udara.

6. Cukup cairan Minumlah cukup cairan setiap hari. Sekresi di hidung dan langit-langit mulut menjadi lengket ketika Anda dehidrasi. Hal ini menimbulkan dengkuran.

7. Ganti bantal Alergen di kamar tidur dan bantal mungkin berpengaruh pada terjadinya ngorok. Tungau debu bisa berakumulasi di bantal dan menyebabkan reaksi alergi yang memicu dengkuran. Untuk mengurangi alergen di tempat tidur, cucilah bantal Anda dan jemur di bawah sinar matahari minimal seminggu sekali. Selain itu, jagalah agar hewan kesayangan tidak tidur satu kamar dengan Anda.

READ MORE - Cara Meringankan "Ngorok"

5 Cara Alami Hentikan Dengkur

Mendengkur biasanya memburuk seiring bertambahnya usia.  Apakah Anda ingin berhenti mendengkur? Cobalah menerapkan pengobatan alami dan perubahan pola hidup berikut ini :

1. Mengubah Posisi Tidur

Mendengkur terjadi ketika langit-langit, tekak, lidah, tonsil atau otot di belakang tenggorokan saling bersentuhan satu sama lain, sehingga menimbulkan suara getar selama tidur. Bunyi dengkuran muncul ketika posisi tidur telentang sehingga lidah tertarik ke belakang dan aliran udara mengalami penyempitan. Karena itu, cobalah mengubah posisi tidur menjadi miring agar terhindar dari mendengkur.

2. Turunkan 10 Persen Berat Badan

Jaringan leher orang yang kelebihan berat badan biasanya tebal. Ini yang memungkinkan munculnya risiko mendengkur. Menurunkan berat sekitar 10 % dapat membantu Anda menghentikan kebiasaan yang sangat mengganggu itu.

3. Hindari Alkohol dan Obat Penenang

Apa pun jenis obat penenang seperti pil tidur atau alkohol dosis rendah dapat menyebabkan mendengkur, karena cenderung menekan pernapasan. Karena itu, hentikan atau kurangi kebiasaan menggunakan obat-obat penenang.

4. Hirup Uap Air Sebelum Tidur

Hidung tersumbat dapat menyebabkan mendengkur. Salah satu cara mengatasinya adalah menghirup dalam-dalam uap air melalui hidung sebelum tidur. Anda juga bisa meletakkan handuk yang telah dicelupkan dalam air hangat dan menghirup uapnya untuk menghilangkan lendir penyebab hidung tersumbat.

5. Cobalah Obat Semprot Nasal

Penelitian menunjukkan bahwa obat nasal semprot dapat mengusir penyumbatan, sehingga membuat lubang hidung terbuka lebar. Dengan demikian Anda dapat terhindar dari risiko mendengkur.

READ MORE - 5 Cara Alami Hentikan Dengkur

Minggu, 17 April 2011

Diabetes

Istilah diabetes mellitus mengarah pada beberapa kondisi kesehatan yang mempengaruhi bagaimana tubuh menggunakan gula dalam darah (glukosa). Glukosa sangat penting bagi kesehatan karena merupakan sumber energi utama bagi otot dan jaringan.

Jika anda memiliki diabetes tipe apapun, itu berarti anda memiliki terlalu banyak glukosa. Terlalu banyak glukosa dalam darah akan menyebabkan masalah yang serius. Diabetes kronis terdiri dari diabetes tipe 1 dan tipe 2.

Gejala

Gejala diabetes bervariasi berdasarkan jenis diabetes yang anda miliki. Jika anda memiliki prediabetes (kadar gula darah lebih tinggi dari normal tapi belum cukup dikategorisasikan sebagai diabetes) atau gestational diabetes (gula darah yang meningkat saat kehamilan) mungkin tidak akan mengalami gejala.

Tanda dan gejala diabetes tipe 1 dan tipe 2 antara lain:
•    Sering haus
•    Sering buang air kecil
•    Sangat lapar
•    Hilang berat badan secara tiba-tiba
•    Kelelahan
•    Pandangan kabur
•    Apabila memiliki luka, luka tersebut sulit sembuh
•    Sering mengalami infeksi, seperti infeksi gusi atau kulit dan infeksi vagina atau kandung kemih

Diabetes tipe 1 umumnya terjadi pada anak-anak dan remaja meskipun pada dasarnya dapat terjadi pada usia berapapun. Diabetes tipe 2 yang merupakan tipe yang paling umum dapat terjadi pada usia berapapun dan sering dapat dicegah.


Penyebab & Faktor Risiko

Penyebab

Untuk dapat mengerti tentang diabetes anda harus mengetahui bagaimana glukosa diproses tubuh secara normal.

Bagaimana glukosa bekerja secara normal
Glukosa adalah sumber energi utama bagi tubuh. Glukosa berasal dari dua sumber yang utama, yaitu makanan dan hati. Saat mencerna makanan gula diserap ke dalam aliran darah dengan dibantu oleh insulin (hormon yang mengatur metabolisme karbohidrat). Hormon insulin dihasilkan oleh pankreas.

Dalam proses ini hati bertindak sebagai gudang penyimpanan dan pusat pengolahan. Contohnya ketika anda tidak makan untuk beberapa waktu, hati akan melepaskan glukosa yang tersimpan untuk menjaga kadar glukosa tetap normal.

 - Penyebab diabetes tipe 1
Pada diabetes tipe 1, sistem imun anda yang normalnya berfungsi untuk melawan bakteri atau virus malah menyerang hormon insulin. Kondisi ini membuat anda kekurangan atau bahkan tidak memiliki insulin. Alih-alih dihantarkan ke dalam sel, gula akan menumpuk di dalam aliran darah.

- Penyebab prediabetes dan diabetes tipe 2
Pada kondisi prediabetes – yang dapat menyebabkan diabetes tipe 2 – dan diabetes tipe 2, sel menjadi resisten terhadap hormon insulin. Hal ini menyebabkan pankreas tidak mampu menghasilkan cukup insulin. Alih-alih mengalirkan ke dalam sel, gula akan menumpuk di dalam darah. Penyebab pastinya tidak diketahui meskipun kelebihan lemak dan perilaku pasif merupakan faktor penting.

- Penyebab gestational diabetes
Saat kehamilan, plasenta memproduksi hormon untuk menopang kehamilan. Hormon ini membuat sel lebih resisten terhadap insulin. Seiring pembesaran plasenta pada tiga bulan kedua dan ketiga, maka hormon tersebut semakin banyak dihasilkan.
Normalnya pankreas akan merespon dengan menghasilkan lebih banyak insulin. Tetapi terkadang pankreas justru tidak mampu meresponnya. Ini membuat glukosa banyak menumpuk di darah dan tidak terserap ke dalam sel.


Faktor risiko

Faktor risiko diabetes didasarkan pada tipe diabetes.

- Faktor risiko diabetes tipe 1
Meskipun penyebab pasti diabetes tipe 1 tidak diketahui, faktor keturunan mungkin mempengaruhi. Faktor lainnya adalah terkena penyakit yang disebabkan virus.

- Faktor risiko diabetes tipe 2
•    Lemak. Semakin banyak lemak pada jaringan tubuh anda, semakin tinggi pula resistensinya terhadap insulin.
•    Perilaku pasif. Perilaku pasif akan membuat lemak dalam tubuh tidak terbakar. Aktifitas fisik akan membantu mengontrolnya dan semakin banyak penggunaan glukosa untuk energi maka semakin sensitif sel anda terhadap glukosa.
•    Faktor keturunan.
•    Usia. Risiko akan meningkat seiring dengan usia dimana aktifitas fisik cenderung menurun.
•    Gestational diabetes. Jika anda memiliki gestational diabetes ketika hamil, maka risiko mengalami prediabetes dan diabetes tipe 2 akan meningkat kemudian. Jika bayi yang anda lahirkan memiliki berat lebih dari 4 kilogram maka anda juga berisiko terkena diabetes tipe 2.
•    Polycystic ovary syndrome. Ditandai dengan periode menstruasi yang tidak teratur, tumbuh rambut yang terlalu banyak dan obesitas.

Kondisi lain yang terkait diabetes antara lain:
•    Tekanan darah tinggi
•    Kolesterol


Pencegahan

Diabetes tipe 1 tidak dapat dicegah. Akan tetapi diabetes tipe 2 dapat dicegah dengan menerapkan gaya hidup sehat.
•    Makan makanan sehat rendah kalori dan lemak
•    Lebih aktif secara fisik, khususnya dengan berolahraga
•    Jaga berat badan ideal

Banyak jenis kanker kulit dapat dicegah pembentukannya, antara lain dengan:
•    Menghindari sinar matahari diantara jam 10 siang sampai jam 4 sore
•    Menggunakan krim pelindung sinar matahari
•    Menggunakan perlengkapan pelindung sinar matahari
•    Waspada terhadap obat tertentu, antara lain antibiotik, kolesterol, pil KB, obat anti pembengkakan nonsteroidal dan obat jerawat isotretinoin.
•    Periksa kesehatan kulit secara teratur
•    Olahraga kulit untuk mereka yang berusia 40 tahun ke atas
READ MORE - Diabetes

HIV/AIDS

AIDS adalah kondisi kronis mengancam nyawa yang disebabkan oleh virus HIV. HIV menyebabkan kemampuan tubuh anda menurun dalam melawan infeksi virus, bakteri dan jamur dengan merusak sistem imun. HIV juga menyebabkan anda lebih rentan mengalami kanker. Acquired immunodeficiency syndrome (AIDS) adalah istilah tahap selanjutnya dari infeksi HIV.

Virus HIV dapat menular melalui darah, air mani atau cairan vagina yang masuk ke dalam tubuh. Tetapi anda tidak akan terinfeksi dengan kontak fisik biasa, seperti berpelukan, berciuman, berdansa atau berjabat tangan dengan seseorang yang terinfeksi HIV atau AIDS. Jadi jangan kucilkan mereka.

Gejala

Gejala HIV dan AIDS bervariasi berdasarkan fase infeksinya.

- Infeksi awal
Ketika infeksi HIV pertama, anda mungkin tidak akan mengalami tanda atau gejala apapun. Tetapi dalam beberapa minggu anda dapat mengalami:

•    Demam
•    Sakit kepala
•    Radang tenggorokan
•    Pembengkakan kelenjar limpa
•    Ruam

- Infeksi selanjutnya
Anda mungkin tidak akan mengalami gejala apapun dalam waktu 8 sampai 9 tahun, atau bahkan lebih. Tapi seiring dengan virus yang melipatgandakan diri dan merusak sistem imun, anda mungkin akan mengalami infeksi ringan atau gejala kronis seperti:
•    Pembengkakan node limpa – sering merupakan tanda awal infeksi HIV
•    Diare
•    Hilang berat badan
•    Demam
•    Batuk atau napas yang pendek

- Infeksi tahap akhir
Dalam waktu sekitar 10 tahun atau lebih setelah infeksi pertama, masalah yang lebih serius dapat terjadi dan diistilahkan dengan AIDS dan dapat terjadi:
•    Infeksi yang terjadi ketika sistem imun lemah, seperti pneumocystis carinii pneumonia (PCP)
•    Kadar CD4 lymphocyte 200 atau lebih rendah – normalnya adalah antara 800 sampai 1.200

Seiring dengan perkembangan AIDS, sistem imun anda telah mengalami kerusakan parah. Infeksi akan mudah terjadi. Tanda dan gejalanya adalah:
•    Berkeringat di malam hari
•    Menggigil atau demam lebih dari 38 Celcius untuk beberapa minggu
•    Batuk kering dan napas pendek
•    Diare kronis
•    Noda putih pada lidah atau mulut
•    Sakit kepala
•    Pandangan kabur
•    Hilang berat badan

Anda juga dapat mengalami tanda dan gejala pada tahap lanjut infeksi virus HIV itu sendiri, seperti:
•    Rasa lelah yang tidak hilang dan tidak terjelaskan
•    Berkeringat pada malam hari
•    Menggigil atau demam tinggi untuk beberapa minggu
•    Pembengkakan node limpa lebih dari tiga bulan
•    Diare kronis
•    Sakit kepala yang tidak hilang

Jika anda terinfeksi virus HIV, anda juga lebih rentan mengalami kanker, khususnya kanker servik, lymphoma dan Kaposi's sarcoma.

- Gejala HIV pada anak-anak
Anak-anak dengan HIV positif dapat mengalami:
•    Sulit menambah berat badan
•    Sulit berkembang secara normal
•    Sulit berjalan
•    Penundaan perkembangan mental
•    Dapat mengalami infeksi telinga, pneumonia dan tonsilis

Penyebab & Faktor Risiko

Penyebab

Normalnya sel darah putih dan antibodi menyerang dan menghancurkan organism easing yang masuk ke dalam tubuh. Respon ini diatur oleh sel darah putih bernama limposit CD4. Limposit ini juga merupakan target utama HIV. Sekali masuk ke dalam tubuh, virus memasukkna material genetiknya ke dalam limposit dan melipatgandakan diri.

Ketika salinan virus baru keluar dari sel induk dan masuk ke dalam aliran darah, virus akan menyerang sel lain. Sebagai efeknya sel CD4 akan mati. Siklus ini terus berulang. Pada akhirnya menyebabkan kerusakan sistem imun yang berarti tubuh tidak akan mempu melawan infeksi bakteri dan virus lain.


Faktor risiko

Faktor risiko terinfeksi AIDS antara lain:
•    Tidak memakai pelindung ketika melakukan hubungan seksual dengan lebih dari satu pasangan
•    Tidak memakai pelindung ketika melakukan hubungan seksual dengan orang dengan HIV positif
•    Memiliki penyakit menular seksual lain seperti syphilis, herpes, chlamydia, gonorrhea atau bacterial vaginosis.
•    Bergantian dalam memakai jarum suntik
•    Mendapatkan transfusi darah yang terinfeksi virus HIV
•    Memiliki sedikit salinan gen CCL3L1 yang membantu melawan infeksi HIV
•    Ibu yang memiliki HIV


Pencegahan

Tidak ada vaksin untuk mencegah infeksi HIV dan tidak ada penyembuh untuk AIDS. Jaga kesehatan dan lindungi diri anda dari faktor-faktor risiko adalah jalan terbaik.

Jika anda HIV negatif maka tindakan yang terbaik adalah:
•    Ketahui apa itu HIV dan bagaimana penularannya
•    Ketahui status kesehatan pasangan seksual anda
•    Gunakan kondom setiap kali melakukan hubungan seksual
•    Pertimbangan untuk melakukan penyunatan pada laki-laki
•    Gunakan jarum suntik steril
•    Waspada terhadap darah transfusi
•    Periksakan kesehatan secara teratur

Jika anda positif mengidap HIV maka anda harus melindungi orang di sekeliling anda dengan:
•    Lakukan hubungan seksual yang aman dengan memakai kondom
•    Beritahukan pasangan anda bahwa anda mengidap HIV
•    Jika pasangan anda hamil, beritahukan bahwa anda mengidap HIV dan lakukan perawatan untuk menjaga kesehatannya dan bayinya
•    Katakan kepada orang lain yang anda rasa perlu untuk tahu bahwa anda mengidap HIV
•    Jangan berbagi jarum suntik
•    Jangan donorkan darah dan organ anda
•    Jangan berbagi pisau cukur atau sikat gigi
•    Jika anda hamil, ambil perawatan medis secepatnya
READ MORE - HIV/AIDS

Wortel Tak Memperbaiki Penglihatan

Wortel dan kesehatan mata selama ini bagaikan kembar identik. Sayuran berwarna oranye ini memang mengandung nutrien yang bisa menjaga kesehatan mata, tetapi tidak bisa mengoreksi gangguan penglihatan.

Wortel kaya akan vitamin A, di mana vitamin ini sangat penting untuk kesehatan mata. Namun tidak ada yang luar biasa dari sayuran ini karena bayam, kentang, atau labu juga tak kalah kandungan vitamin A-nya.

Para ahli dari American Academy of Opthalmology menegaskan bahwa mengonsumsi wortel saja tidak akan bisa memperbaiki indra penglihatan kita. Yang diperlukan adalah variasi makanan sehingga seluruh nutrisi yang diperlukan terpenuhi karena mata yang sehat juga ditunjang oleh vitamin C, D, dan juga E.

Selain itu jaga juga berat badan Anda karena kegemukan akan meningkatkan risiko diabetes yang jika tidak dikendalikan bisa menyebabkan gangguan saraf dan berakhir pada kebutaan.

READ MORE - Wortel Tak Memperbaiki Penglihatan

Hepatitis B

Hepatitis B adalah infeksi serius pada hati yang disebabkan oleh virus hepatitis B. Pada beberapa orang infeksi hepatitis B dapat menjadi kronis dan menyebabkan kegagalan hati, kanker hati atau kerusakan pada jaringan hati.
Banyak orang yang mengalami hepatitis B dapat sembuh bahkan jika tanda dan gejalanya parah. Meskipun tidak ada obatnya, vaksin dapat mencegah penyakit ini menginfeksi anda. 



Gejala

Tanda dan gejala hepatitis B biasanya muncul setelah dua sampai tiga bulan setelah anda terinfeksi dan gejalanya dapat bervariasi dari yang ringan sampai parah. Tanda dan gejala hepatitis B antara lain:

•    Nyeri pada area perut
•    Urin yang berwarna gelap
•    Nyeri sendi
•    Hilang nafsu makan
•    Mual dan muntah
•    Lemah dan kelelahan
•    Kulit dan area putih pada mata menjadi kuning

Penyebab & Faktor Risiko

Penyebab

Infeksi hepatitis B disebabkan oleh virus hepatitis B yang menular secara langsung melalui darah, air mani atau cairan tubuh lain. Ketika virus hepatitis B masuk kedalam hati, virus ini akan menyerang sel hati dan melipat gandakan dirinya. Hal ini akan menyebabkan pembengkakan pada hati dan memicu tanda dan gejala infeksi hepatitis B.

Virus Hepatitis B menular dengan cara:
•    Hubungan seksual
•    Berbagi jarum suntik
•    Kontak langsung dengan darah
•    Menurun dari ibu kepada anak

Faktor risiko

Risiko hepatitis B akan meningkat jika anda:
•    Melakukan hubungan seksual dengan pasangan yang berbeda-beda tanpa menggunakan alat pengaman
•    Melakukan hubungan seksual dengan orang yang terinfeksi hepatitis B tanpa menggunakan alat pengaman
•    Memiliki penyakit seksual menular seperti gonorrhea atau Chlamydia
•    Berbagi jarum suntik
•    Satu rumah dengan seseorang yang terinfeksi virus hepatitis B
•    Memiliki pekerjaan yang mendekatkan anda dengan kemungkinan menyentuh darah manusia
•    Menjalani hemodialysis (cuci darah)


Pencegahan

Pertimbangkan untuk menggunakan vaksin hepatitis B
Semua orang dapat menggunakan vaksin hepatitis B, termasuk adalah bayi, orang dewasa dan mereka yang memiliki sistem imun lemah. Efek sampingnya antara lain pembengkakan pada daerah suntikan.
Vaksin hepatitis B disarankan pada:

•    Semua bayi
•    Semua anak-anak dan remaja yang belum divaksinasi
•    Orang yang memiliki penyakit seksual menular
•    Petugas kesehatan dan orang lain yang sering melakukan kontak dengan darah
•    Orang yang positif mengidap HIV
•    Pasangan sejenis
•    Orang yang berhubungan seksual dengan banyak pasangan
•    Orang yang memiliki penyakit hati kronis
•    Orang yang memakai obat-obatan terlarang dengan cara disuntik
•    Orang yang tinggal dengan seseorang yang memiliki hepatitis B
•    Orang dengan penyakit ginjal
•    Berhubungan seksual dengan orang yang memiliki hepatitis B
•    Orang yang melakukan perjalanan ke wilayah rawan hepatitis B

Ambil tindakan pencegahan untuk menghindari virus hepatitis B
Langkah lain untuk mengurangi risiko terkena hepatitis B adalah:
•    Jangan lakukan hubungan seksual tanpa alat pengaman kecuali jika anda yakin pasangan anda tidak memiliki hepatitis B atau penyakit kelamin menular lainnya.

•    Selalu gunakan kondom yang baru setiap anda berhubungan seksual

•    Berhenti menggunakan obat-obatan terlarang

•    Hati-hati terhadap tindik dan tato tubuh

•    Mintalah vaksin hepatitis B kepada dokter anda sebelum berpergian jauh
READ MORE - Hepatitis B

Diare

Setiap orang pernah mengalami diare sekali atau beberapa kali dalam hidupnya. Tinja yang encer dan kejang pada perut adalah karakteristik diare akut yang biasanya hilang dalam waktu dua hari.

Diare kronis adalah diare yang membutuhkan waktu lebih lama untuk hilang daripada diare akut, umumnya lebih dari empat minggu. Diare ini dapat menjadi tanda penyakit serius seperti inflammatory bowel disease atau kondisi yang lebih ringan seperti irritable bowel syndrome.

Diare dapat disebabkan hilangnya air dan garam dalam jumlah yang besar. Pada banyak kasus, diare hilang dengan sendirinya tanpa dilakukan pengobatan. Tapi segera temui dokter anda jika diare anda berlangsung dalam waktu yang lama, jika anda menjadi dehidrasi atau jika ada darah pada tinja anda.

Gejala

Tanda dan gejala diare antara lain:

•    Sering buang air besar dengan tinja yang encer
•    Kejang pada perut
•    Nyeri pada perut
•    Demam
•    Darah pada tinja
•    Kembung

Sebagai tambahan, tanda dan gejala lain seperti mual dan muntah dapat disebabkan oleh infeksi bakteri atau parasit. Infeksi ini terkadang menyebabkan darah pada tinja dan demam.

Penyebab & Faktor Risiko

Penyebab

Ketika diare, makanan dan cairan lewat terlalu cepat atau terlalu banyak – atau keduanya - cairan tidak cukup diserap. Pada saat itu usus besar mungkin mengalami gangguan atau peradanagn sehingga membuatnya tidak mampu menyerap cairan secara normal 

Sejumlah faktor yang menyebabkan antara lain:
•    Virus. Virus yang biasanya menyebabkan diare adalah Norwalk virus, cytomegalovirus, viral hepatitis dan herpes simplex virus. Rotavirus adalah penyebab paling umum diare akut pada anak-anak. Virus penyebab diare dapat menyebar dengan mudah.
•    Bakteri dan parasit. Makanan atau air yang terkontaminasi dapat membawa bakteri dan parasit masuk ke dalam tubuh.
•    Obat. Beberapa obat dapat menyebabkan diare. Obat yang paling umum menjadi penyebab diare adalah antibiotik. Antibiotik membunuh baik itu bakteri baik maupun bakteri jahat dan akan menyebabkan ketidakseimbangan bakteri pada usus pencernaan anda.

Penyebab lain
•    Laktosa. Laktosa ditemukan pada susu dan produk-produk yang menggunakan susu.
•    Fruktosa. Fruktose ditemukan pada beberapa buah-buahan.
•    Pemanis buatan. Sorbitol dan mannitol, pemanis buatan yang ditemukan pada permen karet dan produk bebas gula lainnya.
•    Operasi. Beberapa orang mengalami diare setelah menjalani operasi pada daerah perut atau operasi pengangkatan kantung empedu.

Pencegahan

Anda dapat mencegah penyebaran virus diare dengan mencuci tangan secara rutin.

Hal yang dapat dilakukan untuk melawan penyebaran diare melalui makanan:
•    Gunakan produk makanan yang telah di pasteurusasi. Pasteurisasi adalah pemanasan produk makanan selama waktu tertentu untuk membunuh bakteri
•    Sajikan makanan dengan segera atau dinginkan di dalam kulkas. Sajikan makanan dengan segera setelah dimasak atau dipanaskan. Simpan makanan dalam kulkas untuk menghambat pertumbuhan bakteri
READ MORE - Diare

Jerawat atau Acne

Jerawat, noda wajah, bintil, atau apapun anda menyebutnya, dapat menjadi sumber penderitaan dan mengganggu kepercayaan diri anda. Luka akibat jerawat dapat sembuh secara perlahan dan ketika salah satunya mulai teratasi jerawat lain akan timbul.
Hormon dapat menjadi penyebab tumbuhnya jerawat hal ini banyak terjadi pada masa remaja. Tetapi pada dasarnya semua orang di semua tingkatan usia dapat memiliki jerawat. Beberapa wanita dewasa memiliki jerawat karena hormon yang terjadi ketika masa kehamilan, siklus mentruasi, ataupun pada saat memulai atau berhenti mengkonsumsi pil KB.

Gejala

Jerawat dapat tumbuh pada wajah, leher, dada, punggung dan bahu, tergantung pada daerah mana produksi minyak tinggi. Jerawat dapat berbentuk sebagai berikut :
•    Komedo (putih maupun hitam)
Terjadi jika pori-pori tertutup dan mengalami kebuntuan akibat minyak, sel kulit mati dan terkadang oleh bakteri.
•    Papula
Merupakan noda timbul pada permukaan kulit akibat peradangan dan infeksi pada pori-pori. Papula dapat berupa kemerahan yang halus pada kulit.
•    Postules
Merupakan noda merah yang timbul pada permukaan kulit dan terdapat nanah pada ujungnya.
•    Nodules
Merupakan noda yang besar, keras, benjolan yang perih dibawah permukaan kulit. Benjolan ini terbentuk akibat tumpukan keringat atau minyak yang tersumbat.
•    Kista
Kista terasa perih dan merupakan benjolan nanah dibawah permukaan kulit. Infeksi akan menjadikannya bisul yang dapat merusak kulit.



Penyebab & Faktor Risiko

Penyebab

Ada tiga faktor yang menjadi penyebab timbulnya jerawat :
a.    Produksi minyak yang berlebih
b.    Sel kulit mati yang berlebihan akan menimbulkan iritasi pada pori-pori.
c.    Berkembangnya bakteri pada kulit

Jerawat terjadi ketika pori-pori kulit tersumbat oleh minyak dan sel kulit mati. Sumbatan ini dapat menjadi penyebab tonjolan pada pori-pori dan menjadi komedo yang berwarna putih. Atau, sumbatan dapat terbuka di permukaan kulit dan menghitam dan menjadi komedo yang berwarna hitam.

Jerawat akan menimbulkan titik merah dengan pusat berwarna putih yang tumbuh ketika pori-pori tersumbat meradang dan terinfeksi. Penutupan dan peradangan ini terjadi di dalam pori-pori kulit yang menghasilkan benjolan dibawah permukaan kulit yang disebut dengan kista.

Tidak diketahui apa yang menyebabkan meningkatnya produksi minyak yang menimbulkan jerawat. Tetapi beberapa hal – hormon, bakteri, perawatan medis tertentu dan keturunan – memainkan peran.

Jerawat bukan disebabkan oleh kotoran. Faktanya, menggosok kulit terlalu keras atau membersihkan wajah dengan sabun yang kasar atau zat kimia lain akan membuat iritasi pada kulit dan dapat menyebabkan jerawat bertambah parah. Pembersihan kulit secara sederhana untuk menghilangkan minyak dan sel kulit mati adalah hal yang diperlukan.

Faktor risiko

Perubahan hormon pada tubuh dapat memicu atau memperburuk jerawat. Perubahan ini biasa terjadi pada :
•    Remaja, baik laki-laki maupun perempuan
•    Wanita maupun anak gadis, pada dua sampai tujuh hari sebelum periode mentruasi
•    Wanita hamil
•    Orang-orang yang menggunakan pengobatan medis tertentu, termasuk adalah cortisone

Faktor risiko lain yang termasuk adalah :
•    Penggunaan secara langsung zat yang mengandung minyak pada kulit, atau penggunaan kosmetik tertentu secara langsung pada kulit.
•    Catatan dalam keluarga – jika orang tua anda memiliki jerawat, maka kemungkinan anda juga akan memiliki jerawat.
•    Gesekan atau tekanan pada wajah yang disebabkan oleh berbagai benda, seperti telepon ataupun telepon genggam, helm, kerah yang ketat dan tas punggung.

  Pencegahan

Saat jerawat yang anda alami membaik atau hilang, anda dapat melanjutkan pengobatan medis atau perawatan lainnya untuk mencegah timbulnya jerawat baru. Tanyakan pada dokter anda tentang bagaimana anda dapat mencegah timbulnya jerawat yang baru. Anda juga dapat mencegah timbulnya jerawat baru dengan tindakan perawatan diri sendiri seperti membersihkan kulit anda dengan pembersih yang lembut dan hindari menyentuh area yang bermasalah.
Tips lain untuk mencegah timbulnya jerawat adalah :
•    Bersihkan area kulit yang memiliki kencenderungan jerawat akan timbul dua kali sehari. Membersihkan kulit akan menghilangkan kelebihan minyak dan sel kulit mati. Akan tetapi jika terlalu banyak dapat membuat kulit iritasi. Bersihkan kulit dengan pembersih yang lembut dan gunakan yang bebas dari kandungan minyak. Gunakanlah produk perawatan kulit yang berbahan dasar air.
•    Gunakan krim atau jel penghilang jerawat untuk membantu kulit tetap kering dari minyak yang berlebih. Gunakan produk yang mengandung benzoyl peroxide atau salicylic acid sebagai bahan aktif.
•    Hindari foundation  makeup yang berat. Gunakan kosmetik krim sebagai alas sebelum kosmetik bubuk dipakai.
•    Bersihkan makeup sebelum tidur. Tidur dengan kosmetik yang masih menempel pada kulit dapat menyumbat pori-pori kulit. Pastikan juga untuk tidak menggunakan kosmetik lama bersihkan peralatan kosmetik anda secara berkala dengan air sabun.
•    Hindari pakaian ketat. Pakaian yang ketat dapat menyimpan panas dan uap air dan dapat menyebabkan iritasi pada kulit. Hindari juga tali / karet, tas punggung, helm atau peralatan olahraga yang ketat untuk mencegah tekanan pada kulit.
•    Mandilah setelah berolah raga atau setelah melakukan pekerjaan yang berat. Minyak dan keringat pada kulit dapat menahan kotoran dan bakteri.
READ MORE - Jerawat atau Acne

Pilek

Definisi

Pilek adalah infeksi virus pada alat pernapasan atas seperti hidung dan tenggorokan. Pilek biasanya menyakitkan meskipun rasanya tidak sakit. Biasanya orang yang memiliki pilek mengalami hidung yang basah, tenggorokan sakit dan batuk. Beberapa akan mengalami mata yang berair, bersin dan hidung yang tersumbat, atau bisa saja kesemuanya. Faktanya ada lebih dari 200 virus dapat menyebabkan pilek dan gejala yang terjadi bervariasi.

Kebanyakan orang dewasa terkena pilek dua atau empat kali setahun. Anak-anak khususnya pada masa pra sekolah dapat terkena pilek antara enam sampai sepuluh kali setahun. Kebanyakan orang sembuh dari pilek sekitar seminggu sampai dua minggu. Jika gejala tidak membaik sangat disarankan untuk menghubungi dokter anda.


Gejala

Gejala pilek biasanya muncul sekitar satu atau tiga hari setelah terkena virus pilek. Tanda dan gejala yang dapat muncul adalah:
•    Hidung yang basah
•    Gatal dan sakit pada tenggorokan
•    Batuk
•    Hidung tersumbat
•    Sedikit sakit pada badan atau sakit kepala ringan
•    Bersin
•    Mata berair
•    Demam ringan (lebih dari 39 Celsius)
•    Sedikit kelelahan

Lendir pada hidung dapat menjadi tebal dan berwarna kuning atau hijau dan tentu saja mengalir keluar. Apa yang membuat pilek berbeda dari infeksi virus lain adalah umumnya anda tidak akan mengalami demam tinggi. Anda juga tidak akan mengalami kelelahan yang signifikan pada pilek.


Penyebab & Faktor Risiko

Penyebab

Ada lebih dari 200 virus dapat menyebabkan pilek. Rhinovirus adalah penyebab yang paling banyak dan virus ini yang paling banyak berjangkit. Virus pilek masuk ke tubuh anda melalui mulut atau hidung. Virus dapat menyebar lewat udara ketika seseorang yang sakit batuk, bersin atau bicara. Selain itu dapat juga menyebar melalui kontak tangan dengan seseorang yang sedang sakit atau pinjam meminjam sesuatu, seperti perlengkapan, handuk, mainan, atau telepon. Menyentuh mata, hidung atau mulut setelah melakukan kontak akan meningkatkan kemungkinan anda tertular pilek.

   
Faktor risiko
       
Virus pilek hampir selalu ada di lingkungan sekitar. Tetapi faktor-faktor berikut dapat meningkatkan kemungkinan terkena pilek:

•    Usia. Bayi dan anak-anak usia pra sekolah secara khusus rentan terhadap pilek karena mereka belum memiliki perkembangan ketahanan tubuh pada sebagian besar virus. Tetapi sistem imun yang belum matang bukan satu-satunya hal yang membuat anak-anak rentan. Mereka juga cenderung menghabiskan banyak waktu dengan anak-anak lain dan sering tidak mencuci tangan secara benar dan menutup hidung dan mulut jika mereka batuk atau bersin.
•    Imunitas. Seiring usia imunitas berkembang terhadap virus yang menyebabkan pilek. Walau begitu anda tetap dapat mengalami pilek jika terkena virus pilek, memiliki reaksi alergi yang menyebabkan sesak atau memiliki sistem imun yang lemah. Semua faktor tersebut meningkatkan risiko terkena pilek.
•    Musim. Baik anak-anak ataupun orang dewasa lebih rentan terkena pilek pada musim gugur dan musim dingin. Itu karena banyak orang lebih suka menghabiskan waktu didalam ruangan. Pada tempat dimana tidak memiliki musim dingin, pilek lebih banyak terjadi pada musim hujan.


Pencegahan

Tidak ada vaksin yang dikembangkan untuk pilek, itu karena pilek dapat disebabkan oleh virus yang berbeda-beda. Tetapi anda dapat mengambil langkah-langkah antisipasi untuk memperlambat penyebaran virus pilek.
•    Cuci tangan anda. Bersihkan tangan secara teliti dan sering, dan ajari anak anda pentingnya mencuci tangan. Bawa sebotol pembersih tangan berbasis alkohol yang mengandung alkohol paling sedikit dengan kadar 60 persen dan gunakan untuk membersihkan tangan ketika air tidak tersedia.
•    Bersihkan peralatan anda. Jaga dapur dan kamar mandi tetap bersih khususnya ketika seorang anggota keluarga anda terkena pilek. Bersihkan mainan anak setelah bermain.
•    Gunakan tisu. Selalu gunakan tisu saat bersin dan batuk. Buang tisu yang telah digunakan kemudian cuci tangan secara benar. Ajari anak-anak untuk bersin atau batuk pada lekukan siku jika tidak ada tisu. Itulah cara melindungi mulut mereka tanpa menggunakan tangan.
•    Jangan berbagi. Jangan berbagi gelas minuman atau perlengkapan dengan anggota keluarga yang lain. Gunakan milik anda sendiri atau gelas sekali pakai ketika anda atau orang lain sakit. Beri label pada cangkir atau gelas dengan nama orang yang sedang pilek.
•    Jaga tetap jauh dari pilek. Hindari berdekatan atau kontak dengan waktu lama dengan seseorang yang terkena pilek.
READ MORE - Pilek

Jangan Sikat Gigi Setelah Ngopi

Meski kita tahu bahwa sisa makanan yang menempel di gigi bisa memicu bakteri namun bukan berarti setiap habis makan kita harus segera menyikat gigi. Kapan perlu menyikat gigi hal itu sangat tergantung pada apa yang baru kita makan atau minum.

Setelah mengonsumsi makanan atau minuman yang tinggi kandungan asamnya, seperti kopi, buah yang rasanya asam, atau softdrink sebaiknya Anda berkumur dulu untuk menetralisir kadar asam. Tunggulah sampai satu jam sebelum menyikat gigi.

Jika langsung menyikat gigi setelah minum minuman berkarbonasi atau makanan yang asam, gigi bisa erosi.

Sementara itu menyikat gigi dianjurkan 20 menit setelah makan karena pada saat ini tingkat keasaman ludah sudah kembali normal. Ketika makan, pH akan turun dari yang normalnya 6,8 menjadi 4.

Namun, secara perlahan-lahan, pH-nya akan naik kembali dalam waktu sekitar 20 menit. Jika terburu-buru menyikat gigi struktur saliva akan rusak, padahal salah satu fungsi air ludah adalah penyeimbang dan membantu proses pencernaan.

READ MORE - Jangan Sikat Gigi Setelah Ngopi

Mulut Kering Bisa Merusak Gigi

Mulut  kering, walau terkadang dialami, jangan disepelekan. Karena mulut yang terus menerus kering dapat memengaruhi rasa makanan kita, bahkan kesehatan gigi.

Mulut kering bisa disebabkan oleh berbagai hal, tapi terutama adalah stres atau efek samping obat-obatan yang membuat produksi air liur berkurang. Jika terjadi sesekali ini merupakan hal yang wajar, yang perlu diwaspadai adalah mulut kering yang terjadi terus menerus karena produksi air lidah berkurang.

Setiap hari, orang dewasa sehat menghasilkan kira-kira 1,5 liter air ludah. Bila produksinya sangat sedikit bisa berakibat mulut kering (xerostomia).

Air ludah di dalam mulut mempunyai berbagai fungsi. Yang paling jelas, ludah membuat berbicara menjadi mudah. Selain itu juga membantu memproses makanan, mempermudah proses menelan dan membantu pencernaan.

Mineral yang terkandung dalam air liur juga membantu memperbaiki gigi berlubang pada fase awal dan juga mencegah gigi berlubang dengan cara membersihkan sisa makanan dan plak, menghambat pertumbuhan bakteri serta menetralkan asam perusak di dalam mulut.

Langkah pertama untuk mengatasi mulut kering adalah mengonsumsi cukup air. Imbangi dengan higienitas mulut dengan cara menyikat gigi, flossing serta berkumur dengan obat kumur anti bakteri. Perhatikan juga efek samping obat yang sedang diminum. Kebiasaan bernapas dari mulut juga bisa menyebabkan mulut kering.

Jika gejala mulut kering terus berlanjut, konsultasikan pada dokter gigi. Kelainan kelenjar ludah, kerusakan saraf pada cedera kepala, stroke serta penyakit Alzheimer juga bisa menyebabkan mulut kering.

READ MORE - Mulut Kering Bisa Merusak Gigi

Jumat, 15 April 2011

Manfaat Jus Stoberi untuk Usir Plak Gigi

Tahukah Anda bahwa jus buah stroberi dapat mencegah pembentukan plak gigi yang dapat memicu kemunculan penyakit gigi dan mulut. Kandungan bahan pemanis alami berupa xylitol dan polifenol pada stroberi terbukti mampu mengurangi kolonisasi 'streptococcus mutans' yang bisa menghambat aktivitas enzim sehingga mampu mencegah pembentukan plak. Plak merupakan penyebab utama yang memicu kemunculan penyakit gigi dan mulut, di antaranya karies (gigi berlubang), calculus (karang gigi), gingivitis (radang pada gusi), dan periodontitis (radang pada jaringan penyangga gigi). Mengingat pembentukan plak merupakan proses yang tidak dapat dihindari, maka mengurangi akumulasi plak menjadi hal yangsangat penting dalam mencegah terbentuknya penyakit gigi dan mulut. Salah satunya dengan mengonsumsi jus stroberi

Secara umum stroberi mengandung nutrisi seperti protein, lemak, karbohidrat, dan energi. Mineral potensial yang terkandung didalamnya adalah kalsium, fosfor, zat besi, magnesium, potassium, selenium, vitamin C, dan asam folat.
Stroberi juga terbukti memiliki aktivitas antioksidan dua kali lipat lebih tinggi dibanding anggur merah, lima kali lipat dari apel dan pisang, dan sepuluh kali lipat dari semangka

Stroberi memiliki banyak manfaat bagi kesehatan manusia, termasuk mengurangi akumulasi plak gigi sehingga dapat mencegah munculnya penyakit gigi dan mulut.

Dengan meminum jus stroberi, rasa asamnya akan merangsang sekresi saliva dalam jumlah tinggi. Akibatnya, saliva menjadi lebih encer dan viskositas saliva pun menjadi lebih rendah.
Akhirnya, plak gigi dapat dikurangi sehingga munculnya penyakit gigi dan mulut juga dapat dicegah.
READ MORE - Manfaat Jus Stoberi untuk Usir Plak Gigi

Ini Dia Makanan Pengganti Pasta Gigi Darurat

Pernahkah Anda bepergian lupa membawa sikat dan pasta gigi? Tidah usah pusing karena sebenarnya ada 4 makanan yang bisa membantu menggosok gigi di saat darurat.


Apel

Apel adalah buah yang pertama kali ditanam di Asia Tengah. Nama ilmiahnya, Malus domestica. Pada umumnya, apel dibudidayakan di dataran tinggi atau daerah yang dingin. Kandungan nutrisi buah apel ini beragam, dan jumlah vitamin C serta airnya cukup banyak.

Sejak jaman dahulu, apel ini dipercaya sebagai pasta gigi alami. Coba saja rasakan, ketika makan buah apel, ada rasa kesat pada gigi. Kandungan vitamin C dan airnya, bisa membantu merawat gusi dan memaksimalkan apel sebagai pasta gigi darurat.


Wortel

Nama latinnya adalah Daucus carota. Wortel adalah sayuran umbi berwarna orange yang teksturnya menyerupai tekstur kayu. Rasanya manis, kaya akan vitamin A, dan zat besi yang baik untuk gigi.

Sama seperti apel, wortel ini juga dapat dimanfaatkan sebagai pasta gigi darurat cukup dengan mengunyahnya beberapa kali. Rasa kesat dan bersih akan dirasakan gigi, dan Anda pun siap beraksi.


Seledri

Sayuran yang juga tumbuhan obat ini biasanya digunakan sebagai bumbu masakan. Di negara Eropa, seledri justru dihidangkan mentah sebagai lalapan. Pada masa Yunani Klasik dan Romawi, seledri ini disebut-sebut sebagai sayuran 'penyejuk perut', dan tak hanya menyejukkan perut saja, seledri juga dapat membersihkan gigi.


Popcorn tanpa rasa

Nah, yang satu ini tentunya sudah sangat Anda kenal bukan? Popcorn tanpa rasa (asin) dapat membantu memberikan rasa kesat dan berperan sebagai pasta gigi darurat. Sayangnya, popcorn ini juga tak dianjurkan dikonsumsi dalam jumlah banyak, terutama bagi Anda yang sedang menjalankan program diet. Bayangkan saja jika berat badan Anda naik karena terlalu banyak mengonsumsi popcorn, oh no! Jadi khusus untuk popcorn, batasi saja pengonsumsiannya ya.
READ MORE - Ini Dia Makanan Pengganti Pasta Gigi Darurat

Kamis, 14 April 2011

Aneka Khasiat Ramuan Seledri

Seledri merupakan tanaman yang bernama Latin Apium graveolens ini memang telah dikenal banyak manfaatnya untuk kesehatan. Tak hanya daunnya saja yang memiliki khasiat, akar, buah dan biji seledri pun dapat digunakan sebagai obat.

Akar seledri berkhasiat memacu enzim pencernaan dan peluruh kencing (diuretik), buah atau bijinya sebagai pereda kejang (antispasmodik), menurunkan kadar asam urat darah, antirematik, peluruh kencing, peluruh kentut (karminatif), afrodisiak, dan penenang (sedatif).

Untuk obat yang diminum, 30-40 lembar daun seledri direbus, lalu air rebusannya diminum. Cara lain, 1,3–3,9 gram biji seledri direbus dalam api kecil selama 3 jam, lalu airnya diminum. Untuk pemakaian luar, giling daun segar hingga halus, lalu borehkan pada bisul atau bagian tubuh yang meradang.

Dari suburkan rambut hingga obati rematik

Berikut ini ramuan seledri dan manfaatnya bagi kesehatan.
1. Menyuburkan Rambut
Caranya: Cuci 7-10 tangkai daun seledri sampai bersih, lalu tumbuk sampai halus. Setelah dikeramas, gosokkan tumbukan daun seledri ke kulit kepala dan rambut secara merata sambil dipijat ringan. Setelah selesai, bungkus rambut dengan handuk selama kurang lebih 1 jam. Bilas rambut dengan air bersih. Lakukan seminggu sekali.

2. Menurunkan Kolesterol
Caranya: Cuci 30 gram akar seledri sampai bersih, lalu rebus dalam 2 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring. Airnya diminum sekaligus.

3. Mengatasi Alergi
Caranya: Ambil 2 batang seledri, 3 buah wortel ukuran sedang, dan 1 buah umbi bit ukuran sedang, cuci bersih, lalu dijus. Minum jus tersebut sekaligus waktu perut kosong. Lakukan dua kali sehari.

4. Mengurangi Kolik dan Sakit Perut
Caranya: Sediakan 60 gram seledri segar, 1 ruas jari tangan jahe merah, dan sepotong gula aren. Rebus dalam 2 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin saring, airnya diminum sekaligus.

5. Meredakan Batuk
Caranya: Cuci 30 gram seledri segar, lalu potong-potong. Rebus dalam 3 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring. Bila suka, tambahkan madu. Gunakan ramuan ini untuk dua kali minum, pagi dan sore.

6. Mengobati Bronkitis
Caranya: Cuci 60 gram seledri segar, 10 gram kulit jeruk mandarin kering, dan 25 gram gula aren hingga bersih. Setelah dipotong-potong, masukkan ke dalam panci  email, tambahkan 3 gelas air bersih dan rebus hingga tersisa setengahnya. Setelah dingin, saring dan airnya dibagi untuk dua kali minum, pagi dan sore.

7. Menurunkan Tekanan Darah
Caranya: Cuci 100 gram seledri seutuhnya sampai bersih, lalu tumbuk hingga halus. Tambahkan 1 cangkir air hangat, lalu disaring. Setelah dingin, bagi untuk dua kali minum, pagi dan siang.

8. Mengatasi  Mata Kering
Caranya: Makan daun seledri sebagai lalap segar. Lakukan setiap hari.

9. Mengobati Rematik
Caranya: Cuci 30-40 lembar daun seledri, lalu siram dengan air panas. Makan sebagai lalapan. Lakukan dua kali sehari.
READ MORE - Aneka Khasiat Ramuan Seledri

Ramuan Anti Ketombe

Setiap hari, secara alami tubuh kita akan memproduksi sel kulit baru dan membuang yang sudah lama dan mati. Termasuk di dalamnya, ketombe, yang merupakan pergantian sel kulit mati yang berlebihan di kulit kepala kita.

Biasanya, ketombe disebabkan oleh kulit kepala yang kering atau berminyak. Walaupun masalah ketombe bukanlah suatu penyakit kronis, namun kehadirannya bisa membuat kita merasa tidak percaya diri dan malu. Raciklah bahan alami berikut dan katakan selamat tinggal pada ketombe:

1. Kelapa
Perawatan dengan minyak kelapa adalah langkah terbaik untuk membantu melembapkan rambut yang kering dan kulit kepala yang berketombe. Caranya: Tuangkan 1 sendok teh minyak kelapa di rambut, kemudian lakukanlah pemijatan lembut pada kulit kepala Anda. Gunakan jari-jari kita untuk memastikan minyak sudah menyebar secara merata di seluruh bagian kulit kepala. Diamkan selama 15 menit. Lalu bilas rambut hingga bersih dengan menggunakan sampo yang lembut, seperti sampo bayi. Hindari penggunaan sampo yang keras yang bisa "melucuti" kandungan minyak alami rambut kita. Lakukan perawatan ini satu kali seminggu. Setelah itu, nikmati rambut tanpa ketombe yang juga tidak kering, berkilau, dan mudah diatur.

2. Mayones
Untuk melembapkan rambut yang kering dan berketombe, kita bisa juga menggunakan mayones sebagai pengganti minyak kelapa. Cukup dengan mengaplikasikan 1 sendok teh pure mayonaise pada rambut, kemudian ratakan ke seluruh bagian rambut dan kulit kepala dengan kedua tangan. Bungkus rambut dengan handuk dan diamkan selama 15-20 menit. Lalu, gunakan sampo yang lembut, dan akhiri dengan cuci rambut hingga bersih.

3. Cuka apel
Kandungan asam alami dalam cuka apel bisa menghilangkan minyak dan lemak. Jika masalah ketombe Anda disebabkan oleh keadaan kulit kepala yang berminyak, cobalah pakai cuka apel setiap kali selesai mencuci rambut. Campurkan ½ cangkir cuka ke dalam ¼ cangkir air. Tidak perlu membilas, karena cuka tidak akan merusak rambut kita.

4. Teh chamomile
Selain berkhasiat untuk meredakan kegelisahan dan membuat kita lebih tenang, teh chamomile bisa membantu kulit kepala kita tetap lembap dan sehat. Atasi masalah "si putih" yang membandel dengan menyeduh 3 kantung teh dengan air yang mendidih. Biarkan teh terendam selama 5 menit, lalu angkat kantung teh. Setelah selesai berkeramas, gunakan air teh yang masih dalam keadaan hangat untuk membilas rambut.

5. Lidah buaya
Jus dari tanaman aloe vera memiliki khasiat yang bermacam-macam. Di samping bisa menyembuhkan kulit yang terbakar oleh paparan sinar matahari, lidah budaya juga bisa mengatasi masalah ketombe. Caranya cukup mudah, ambil dan taruh satu gumpal gel lidah budaya pada rambut. Kemudian, gosokkan hingga mengenai seluruh bagian rambut dan kulit kepala. Diamkan selama 10 menit, lalu bilas sampai bersih.
READ MORE - Ramuan Anti Ketombe

Sariawan, Penyebab dan Pengobatannya

Penyakit sariawan atau dikenal dengan sebutan stomatitis adalah pembengkakan atau peradangan yang terjadi di lapisan mukosa mulut. Daerah yang bisa terkena sariawan termasuk pipi, gusi, lidah, bibir serta langit-langit mulut. Selain itu sariawan juga bisa menyebabkan perdarahan, bengkak serta warna yang memerah.

Memang sariawan
bukan penyakit serius. Tapi kalau sudah kena yang satu ini sangat tidak nyaman karena jadi sulit untuk makan atau pun berbicara. Bagaimana caranya supaya tidak diganggu sariawan?

Berikut adalah beberapa hal  yang bisa menyebabkan sariawan
, yaitu:

1. Akibat virus
Sariawan ini disebabkan oleh beberapa bentuk virus yang ada di dalam tubuh, termasuk kasus-kasus khusus seperti yang menyebabkan demam pada kelenjar, herpes dan penyakit mulut lainnya.

2. Akibat bakteri.
Sariawan jenis ini biasanya suka terjadi jika seseorang menderita sakit tenggorokan atau penyakit lain yang disebabkan oleh bakteri.

3. Akibat jamur.
Sariawan ini timbul saat seseorang memiliki sistem kekebalan tubuh yang sangat rendah atau masalah kesehatan lainnya yang mungkin memerlukan penggunaan antibiotik dosis tinggi.

4. Non-infeksi.
Penyebab paling umumnya adalah terjadinya luka di mulut yang berulang, meskipun tidak diketahui penyebabnya tapi biasanya akan hilang dalam waktu 2 minggu. Sariawan
ini juga bisa disebabkan adanya masalah dalam sistem pencernaan, kekurangan vitamin, riboflavin, miacin dan B12.

Selain keempat penyebab di atas, ada juga hal lain yang diduga dapat menyebabkan sariawan
seperti kurang menjaga kebersihan mulut, pemasangan kawat gigi atau gigi palsu dan juga konsumsi makanan atau minuman yang panas.

Perawatan yang dilakukan untukmengobati sariawan
 adalah dengan mencari sumber penyebab sariawan tersebut. Namun mengatur makanan yang dikonsumsi juga bisa membantu, seperti menghindari makanan yang renyah atau makanan dengan rasa yang tajam. Usahakan untuk menggunakan sikat gigi yang lembut dan tetap menjaga kesehatan mulut dan gigi.

Jika Anda adalah pengguna kawat gigi atau gigi palsu, maka mintalah dokter untuk memeriksanya saat sedang berkunjung untuk memastikan bahwa tidak ada masalah berarti.

Biasanya sariawan
akan hilang dengan sendirinya setelah 4 hari, tapi bila tak kunjung hilang sebaiknya mencari bantuan medis terutama jika disebabkan oleh infeksi bakteri yang membutuhkan antibiotik.

Sebenarnya sariawan
bisa dicegah dengan cara menjaga kebersihan mulut dan gigi dengan baik, melakukan pemeriksaan gigi secara teratur serta mengatur pola makan yang baik dengan mengurangi makanan yang dapat memicu iritasi pada lapisan mukosa mulut.

Selain itu pencegahan sariawan
juga bisa dilakukan dengan menghindari terjadinya trauma atau benturan seperti menyikat gigi dengan lembut, tidak terburu-buru saat mengunyah makanan serta tidak berbicara saat sedang makan.
READ MORE - Sariawan, Penyebab dan Pengobatannya

Khasiat dan Manfaat Lidah Buaya

Kandungan Zat-Zat Penting
Sederet manfaat lidah buaya mengundang banyak kalangan melakukan berbagai penelitian. Salah satunya Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Kalimantan Barat pada 1998. Hasilnya, lidah buaya terbukti menyimpan zat-zat penting seperti vitamin A, B1, B2, B3, B21, C, E, kolin, inositol, dan asam folat.
Kandungan mineralnya adalah kalsium, magnesium, potasium, sodium, besi, zinc, dan kromium. Kandungan enzim-enzimnya, antara lain amylase, catalase, cellulose, carboxypeptidase, carboxyhelolase, dan brandykinase yang semuanya amat penting bagi metabolisme tubuh. Lidah buaya pun ternyata memiliki kandungan beragam asam amino, yakni arginine, asparagin, asparatic acid, analine, serine, valine, glutamat, threonine, glycine, lycine, yrozine, proline, histidine, leucine, dan isoliucine.
PENGGUNAAN SEDERHANA
Sejak tahun 1522 SM, di Mesir lidah buaya sudah digunakan untuk meredakan gangguan kemerahan pada kulit maupun sebagai penyembuh luka yang terinfeksi. Demikian pula di Indonesia. Pemanfaatan lidah buaya sudah dilakukan sejak puluhan bahkan ratusan tahun lampau, terutama untuk mengatasi kerontokan sekaligus melebatkan dan menghitamkan rambut.
Hampir seluruh bagian dari tanaman lidah buaya ini bermanfaat. Cara menggunakannya simpel. Potong lidah buaya dari pohonnya lalu belah untuk mengeluarkan lendirnya.
* Bagian pelapis daun dapat digunakan langsung untuk pemeliharaan kulit, baik secara manual maupun setelah diolah dalam bentuk ekstrak.
* Eksudat atau getah daun yang keluar bila daun dipotong bisa digunakan untuk pemeliharaan rambut dan penyembuhan luka. Keluhan bisul, sariawan, ruam, gigitan serangga, bahkan jerawat dan noda hitam di wajah dapat diobati cukup dengan mengoleskan lendir lidah buaya.
* Gel atau bagian berlendir yang diperoleh dengan menyayat bagian dalam daun setelah eksudat dikeluarkan, bersifat mendinginkan dan menyamankan.


Berikut ini adalah khasiat dan manfaat lidah buaya :

1. Mengatasi radang kulit
Radang kulit sering kali muncul, misalnya akibat sinar X kala operasi, terpapar sinar matahari terlalu lama ataupun luka akibat trauma. Banyak ahli yang mengandalkan cairan (gel) yang diambil dari daging daun lidah buaya untuk mengatasi keluhan/gangguan ini.
2. Mengobati luka usus
Ini terjadi karena makanan yang masuk tidak terkontrol atau terlalu sering mengonsumsi makanan "keras" yang kelewat merangsang asam lambung. Konsumsi lidah buaya diyakini dapat menyembuhkan luka usus karena mengandung zat saponin yang mampu membersihkan usus sekaligus bersifat antiseptik. Senyawa antrakuinonnya berfungsi sebagai antibiotik, dan zat-zat lainnya berfungsi menjalankan peran epitelisasi atau merangsang pertumbuhan jaringan kulit dari sel-sel baru.
3. Merawat kulit
Lidah buaya juga melembapkan kulit. Khasiat ini sudah dikenal sejak zaman Cleopatra. Tak heran kalau hampir 70% produk kosmetik saat itu intisarinya adalah gel lidah buaya. Zat lignin yang dikandungnya diyakini dapat menembus sekaligus meresap ke dalam kulit serta menahan hilangnya cairan dari permukaan kulit. Dengan demikian kulit jadi tidak cepat kering sementara kelembapannya tetap terjaga.
4. Menyembuhkan penyakit langganan
Siapa sangka kalau lidah buaya ternyata dapat mengatasi berbagai penyakit langganan pada anak-anak maupun dewasa, antara lain demam, nyeri lambung/mag, sembelit, wasir, bisul, batuk, radang tenggorokan, sariawan, ruam, gigitan serangga, bahkan menghilangkan jerawat dan mengikis noda hitam di wajah.
5. Membantu metabolisme tubuh dan regenerasi sel
Kandungan enzim cellulose, amylose, protein dan biogenik simulator merupakan zat aktif dapat membantu metabolisme dan merangsang pertumbuhan dan regenerasi sel-sel kulit.
READ MORE - Khasiat dan Manfaat Lidah Buaya

Makanan yang Dapat Redam Emosi

Emosi bisa datang setiap saat mendera Anda. Mungkin rasa jenuh, tekanan pekerjaan, rasa lelah memancing semua api emosi di dalam hati Anda. Berkobar semakin besar dan tak mudah dipadamkan. Anda bisa untuk mengendalikan diri atau belajar mengontrol diri atau Anda bisa menemui seorang psikolog. Anda juga bisa mengambil napas dalam-dalam untuk menenangkan emosi Anda.

Ada beberapa makanan yang fungsinya memberikan ketenangan dan mendinginkan, menyegarkan dan menyeimbangkan kembali hawa panas pada tubuh Anda. Makanan ini mungkin tak dapat membuat Anda langsung tenang, namun efeknya berjalan merambat membekukan api emosi di dalam diri Anda.

1. Lidah Buaya

Lidah buaya tersedia dalam bentuk kalengan, lidah buaya dapat dijadikan campuran es buah. Tak hanya kandungan vitamin E saja yang baik untuk kulit Anda, tetapi sifat dasar lidah buaya ini adalah makanan yang meredakan emosi. Membuat Anda merasa dingin dan nyaman.
2. Semangka

Semangka akan membantu Anda merasa lebih nyaman dan rileks. Emosi yang meluap-luap kembali diimbangi dengan rasa dingin dan segar yang merasuk pada tubuh Anda. Kaya akan vitamin C dan antioksidan, Semangka segar dapat menjadi pilihan makanan pemadam emosi Anda. Dengan catatan, jangan terlalu banyak mengonsumsinya, karena Semangka juga memiliki kemampuan menurunkan tekanan darah.

3. Cincau

Berasal dari daun-daunan merambat, seratnya yang tinggi akan membantu Anda memperlancar pencernaan. Tak hanya itu, sama halnya dengan makanan pemadam emosi lainnya, cincau juga menjaga keseimbangan emosi Anda. Tapi hati-hati memilih cincau ya, beberapa cincau yang dijual di pasaran memiliki kandungan pewarna yang tinggi, yang pastinya tidak akan memberikan efek sehat bagi Anda.

4. Selasih

Bagaikan ribuan telur katak di dalam gelas Anda. Memang jika sesekali diamati Anda akan bergidik, bahkan kadang terbayang ada ribuan mata yang sedang mengamati Anda dari sela-sela buah segar dan sirup manis yang merendamnya, itulah Selasih. Kali ini beberapa petani Selasih mengemasnya dalam plastik kemasan dan siap untuk Anda tambahkan pada es buah Anda. Selasih juga mampu memberikan efek nyaman, segar dan dingin pada Anda. Bahkan jaman dahulu, nenek moyang kita memanfaatkannya untuk mereka yang menderita sakit tenggorokan.

5. Agar-agar

Tak sama jika Anda memilih jelly yang kenyal dan menyenangkan. Agar-agar yang murni dari bahan alami hasil laut ini mungkin akan terasa sedikit membosankan. Tetapi jangan salah, makanan yang kaya akan vitamin E dan serat ini merupakan salah satu makanan hebat peredam emosi Anda. Juga memiliki sifat dingin, emosi Anda yang berapi-api akan luntur sedikit demi sedikit.

Jika api amarah sudah makin membesar, carilah tempat yang menenangkan Anda. Atau tak ada salahnya mengasah kemampuan me-mixed menu menjadi es buah lezat sekaligus menenangkan amarah di dalam diri.
READ MORE - Makanan yang Dapat Redam Emosi

Rabu, 13 April 2011

Khasiat Buah Mengkudu bagi Kesehatan

Siapa yang tidak kenal mengkudu? Jenis buah ini umumnya dihindari banyak orang karena memiliki bau yang kurang sedap. Namun dibalik itu, mengkudu memiliki khasiat kesehatan. Mengkudu juga dikenal dengan nama Pace, Lengkudu, Noni, Bangkudu, Cangkudu, dan Magic Plant.

Mengkudu (Morinda citrifolia) termasuk jenis kopi-kopian. Mengkudu dapat tumbuh di dataran rendah sampai pada ketinggian tanah 1500 meter diatas permukaan laut. Mengkudu ini merupakan tumbuhan asli dari Indonesia.

Scopoletin, senyawa yang terdapat pada buah mengkudu ini berfungsi mengatur tekanan darah. Saat tekanan darah tinggi, scopoletin membantu menurunkan. Sebaliknya bila tekanan darah menjadi rendah, ia akan menaikkannya. Selain berindikasi antibakteri, senyawa ini juga mengatur hormone serotonin, yang membantu menurunkan kadar kecemasan dan depresi.

Morindin, zat ini berkhasiat dalam meningkatkan system pertahanan tubuh. Selain dua zat di atas, pace juga mengandung gum, asam malat, asam sitrat, dan senyawa antiseptic.

Berikut di bawah ini adalah beberapa penyakit yang dapat ditangani melalui khasiat yang dihasilkan oleh buah mengkudu:

1. Hipertensi
 * Bahan: 2 buah Mengkudu yang telah masak di pohon dan 1 sendok makan madu.
 * Cara Membuat: buah mengkudu diperas untuk diambil airnya, kemudian dicampur dengan madu sampai merata dan disaring.
 * Cara menggunakan: diminum dan diulangi 2 hari sekali.

2. Sakit Kuning
 * Bahan: 2 buah Mengkudu yang telah masak di pohon dan 1 potong gula batu.
 * Cara Membuat: buah mengkudu diperas untuk diambil airnya, kemudian dicampur dengan madu sampai merata dan disaring.
 * Cara menggunakan : diminum dan diulangi 2 hari sekali.

3. Demam (masuk angin dan infuenza)
* Bahan: 1 buah Mengkudu dan 1 rimpang kencur;
* Cara Membuat: kedua bahan tersebut direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas, kemudian disaring.
* Cara menggunakan : diminum 2 kali 1 hari, pagi dan sore.

4. Batuk
* Bahan: 1 buah Mengkudu dan ½ genggam daun poo (bujanggut);
* Cara Membuat: kedua bahan tersebut direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas, kemudian disaring.
* Cara menggunakan : diminum 2 kali 1 hari, pagi dan sore.

5. Sakit Perut
* Bahan: 2-3 daun Mengkudu
* Cara Membuat: ditumbuk halus, ditambah garam dan diseduh air panas.
* Cara menggunakan: setelah dingin disaring dan diminum.

6. Menghilangkan sisik pada kaki
* Bahan: buah Mengkudu yang sudah masak di pohon.
* Cara menggunakan: bagian kaki yang bersiisik digosok dengan buah mengkudu tersebut sampai merata, dan dibiarkan selama 5-10 menit, kemudian dibersihkan dengan kain bersih yang dibasahi dengan air hangat.
READ MORE - Khasiat Buah Mengkudu bagi Kesehatan

Kendalikan Nafsu Makan dengan Kayu Putih

Tahukah Anda bahwa selain sebagai penangkal mual dan menghangatkan badan, ternyata minyak kayu putih juga dapat membantu mengendalikan nafsu ngemil. Aroma kayu putih dapat membuat seseorang berhenti ngemil. Rasa lapar dalam pikiran dapat teralihkan. Kebiasaan itu pun dapat dikendalikan.

Kebiasaan buruk yang tak terkendalikan itu dapat membahayakan kesehatan. Seseorang yang hobi ngemil terancam obesitas atau bahkan bulimia.

Sejumlah orang memang tak dapat menahan diri dari godaan camilan, terutama saat stres melanda. Mereka tak lagi mempertimbangkan camilan kaya lemak, gula, dan vetsin. Camilan-camilan itulah yang memicu kenaikan berat badan cukup drastis.

READ MORE - Kendalikan Nafsu Makan dengan Kayu Putih